Ruhut Sitompul, juru bicara paslon calon
Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful
Hidayat, memberi penilaian terhadap pernyataan Anies Baswedan dan
Sandiaga Uno. Menurut Ruhut, mereka berdua dinilai sok suci lantaran
keduanya mulai bersuara menolak spanduk provokatif dan bahkan mengklaim
mendapat dukungan dari pemuda Kristen.
"Melihat statement Anies-Sandiaga yang
sok suci sekarang, bahkan memakai umat Kristen yang seolah-olah
mendukung mereka," kata Ruhut, Rabu (5/4/2017).
Ia menduga, Anies-Sandi tahu bahwa
sekarang posisinya semakin merosot sehingga ikut-ikutan mengambil
langkah menolak spanduk provokatif tersebut.
"Mereka tahu sekarang, karena posisi
mereka merosot turun terus, mereka sekarang mau seperti kita, menolak
itu (spanduk provokatif-red)," katanya.
Ruhut pun mengibaratkan, apa yang dilakukan Anies-Sandi sekarang, seperti "menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri".
Seperti diketahui bahwa Calon Wakil
Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno mengatakan sebanyak 150
ribu relawan dikerahkan untuk menurunkan spanduk yang bernada
provokatif.
Sebelumnya juga diberitakan bahwa Tokoh
Muda Kristiani, Aristo Purboadji memandang paslon cagub-cawagub Anies
Baswedan-Sandiaga Uno sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Ibu Kota.
Jakarta butuh pemimpin yang
mempersatukan, dan mendamaikan seluruh kalangan. Bukan hanya bisa
berkomunikasi ke sebagian, harus bisa semuanya dan Anies- Sandi, saya
percaya bisa mengakomodir hal tersebut," kata Aristo yang menjadi
pendeta muda di salah satu gereja ternama Indonesia.
{Rjpkr88newsflash}

Komentar
Posting Komentar